Javascript AROMA HARUM MAKAM SITI MASYITHOH | Jawab

Today's Headline

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

AROMA HARUM MAKAM SITI MASYITHOH

Posted by On April 29, 2019

Pernahkah Sahabat muslim mendengar nama Siti Masyithoh? pasti asing bukan? Siti Masyithoh bukan lah sahabat Rasulullah SAW atau orang yang hidup di jaman Rasulullah SAW. Tetapi kisahnya pernah di ceritakan Rasulullah SAW dalam cerita orang-orang Shaleh dan Shalihah.

Siapakah Siti Masyithoh dan amalan apakah yang pernah di lakukan beliau? yuks, kita baca bersama kisah di bawah ini.



Dikisahkan pada jaman Nabi Musa AS, hiduplah seorang pembantu Fir'aun yang bernama Siti Masyithoh. Meskipun sebagai seorang pembantu di rumah orang yang selalau berbuat zalim dan mengaku sebagai Tuhan, tapi Siti Masyithoh tidak ikut-ikutan menjadi pengikut atau penyembah Fir'aun.

Pada suatu ketika, berita keislaman Siti Masyithoh yang merupakan pengikut agama Nabi Musa AS sampai juga ke telinga Fir'aun. Tanpa berlama-lama Fir'aun  memerintahkan prajuritnya untuk memanggil Siti Masyithoh dan keluarganya untuk di mintai keterangan perihal keimanannya.

"Wahai Siti Masyithoh, apakah benar bahwa kamu adalah seorang pemeluk agama Musa?" tanya Fir'aun.

"Benar, wahai Raja," jawab Siti Masyithoh tanpa keraguan serta dengan keberanian.

"Apakah kamu tahu hukuman bagi pemeluk agama Musa? Hukuman bagi pemeluk ajaran yang di bawa Musa adalah hukuman mati," terang Fir'aun.

"Saya sudah menjadi pemeluk Agama yang di bawa Musa. Saya tidak takut akan hukuman mu wahai Fir'aun karena sesungguhnya Allah SWT pasti akan melindungi orang-orang yang beriman kepada- Nya." tegas Siti Masyithoh

Fir'aun pun marah, "Pengawal, siapkan bejana besar yang sudah di isi air mendidih. Masukkan keluarga SIti Masyithoh kedalam bejana itu".

Para pengawal pun mengikuti perintah Fir'aun. Sebuah bejana besar berisi air panas telah di siapkan untuk merebus keluarga Siti Masyithoh hidup-hidup. Satu per satu keluarga Siti Masyithoh di masukkan kedalam bejana berisi air panas tersebut. Tetapi, sesungguhnya Allah SWT sudah menyelamatkan keluarga Siti Masyithoh. Sebelum di masukkan kedalam bejana, Allah SWT sudah terlebih dahulu memerintahkan Malaikat pencabut nyawa Izrail untuk mencabut nyawa keluarga Siti Masyithoh sehingga mereka tidak merasakan siksaan Fir'aun.

Ketika peristiwa Isra' Mi'raj, Rasulullah SAW melewati sebuah makam yang sangat harum. Rasulullah SAW bertanya kepada Jibril tentang kuburan siapa yang harum tersebut. Malaikat Jibril menjawab, "Kuburan tersebut milik Siti Masyithoh." Subhanallah

Hikmah apakah yang bisa di petik sahabat Muslim sekalian? dari cerita tersebut kita bisa mengambil hikmah bahwa Allah SWT berjanji akan memberikan pahala bagi siapa saja yang beriman kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah berikut ini :

Surat An-Nisa Ayat 125

 وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۗ وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا 
Arab-Latin : Wa man aḥsanu dīnam mim man aslama waj-hahụ lillāhi wa huwa muḥsinuw wattaba'a millata ibrāhīma ḥanīfā, wattakhażallāhu ibrāhīma khalīlā 

Terjemah Arti : Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »