Javascript 5 Cara Mengajarkan Buah Hati Puasa | Jawab

Today's Headline

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

5 Cara Mengajarkan Buah Hati Puasa

Posted by On Mei 09, 2019



Anak merupakan  titipan dari Allah untuk dijaga dan dididik dengan sebaik-baiknya. Sebagian besar orang tua pasti menginginkan yang terbaik  untuk anaknya, termasuk juga menginginkan anaknya menjadi harapannya di masa depan. Dengan menjadi anak yang membangakan kedua orang tua dan bangsanya dengan berpedoman ilmu agama. Maka kita harus menanamkan dan mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak dari usia dini, seperti berpuasa dan sholat. Tak ada salahnya jika kamu mengajarkan puasa kepada anak yang belum memasuki akil balik atau belum wajib berpuasa, untuk mempersiapkan jika kelak sudah diwajibkan. Berikut ini saya akan memberikan tips dan cara untuk mengajarkan puasa kepada anak kecil

1.      Mengajarkan rukun islam dan mengamalkannya


Salah satu dari rukun islam adalah Puasa. Maka kamu sebagai orang tua, harus mengajarkan kepada anak-anak untuk menanamkan ajaran agama islam. Sehingga mereka akan memahami dan mengamalkan apa saja ilmu agama yang sudah diajarkan dengan baik. Selain itu kamu juga bisa menjelaskan keutamaan-keutamaan puasa, jika muslim yang masih segar bugar diwajibkan untuk menunaikan Ramadhan. Puasa yang di maksud adalah menahan haus dan lapar serta berhenti melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah, Waktu puasa dimulai dari masuk subuh sampai dengan maghrib. Dan jangan lupa untuk mengajarkan niat berpuasa.

2.      Tidak memaksa anak untuk berpuasa


Kamu bisa mempraktekan  cara mendidik anak berpuasa yang sudah diajarkan Rasulullah SAW, yaitu Jika anak-anak sudah mulai merasa lapar dan meminta makan, kita bisa mengalihkan perhatiannya dengan mengajaknya pergi mencari hiburan atau mengajaknya bermain. Sehingga anak-anak lupa dengan rasa laparnya dan mereka juga dapat melanjutkan puasanya lagi sampai waktu berbuka puasa tiba.

3.      Bersikap tegas


Kamu perlu bersikap tegas dalam melatih agar anak terbiasa menjalankan ibadah, namun tidak memaksa supaya anak dengan sukarela dan mau melakukannya, Selain itu kamu juga harus bersikap disiplin karena berpengaruh terhadap kebiasaan beribadah anak. Kamu juga harus memberikan contoh dalam menjalankan puasa Ramadhan, maka anak kamu pasti akan menirukannya, Jangan lupa juga untuk membiasakan anak-anak bangun sahur selama bulan Ramadhan, dan harus berhenti ketika imsak. Setelah itu jangan lupa untuk mendirikan sholat subuh berjamaah bersama keluarga, yang merupakan bentuk kebiasan yang bisa ditiru oleh anak kamu nanti ketika dewasa.

4.      Siapakan makan favorit mereka untuk berbuka puasa


Kamu bisa menyiapkan makanan favorit si kecil saat berbuka sebagai bentuk penghargaan dan motivasi karena sudah mau belajar puasa. Bahkan jika perlu kamu bisa melibatkan dia dalam pemilihan menu buka puasa. Atau mungkin kamu bisa melibatkan dia dalam proses pembuatan dan persiapan agar si kecil semakin termotivasi untuk menyelesaikan ibadah puasa pada hari itu.


5.      Memberikan hadiah


Kamu bisa memberikan hadiah kepada si kecil sebuah barang yang sangat disukai mereka, jika bisa menyelesaikan puasa dalam sehari maupun sebulan. Dengan di iming-iming oleh sesuatu yang mereka inginkan, pasti anak-anak akan lebih bersemangat dalam menjalankan ibadah puasa. Namun kamu juga harus memberi pengarahan kepada mereka jika, hal ini tidak bisa diteruskan sampai dia beranjak dewasa. Karena jika anak beranjak dewasa, maka wajib hukumnya melakukan ibadah puasa, untuk menjalankan perintah Allah SWT. Peran orang tua sangat besar bagi anak – anak dalam proses belajar menjalankan ibadah puasa. Penanaman ilmu tauhid kepada anak lebih ditekankan pada pembiasaan dan pelatihan puasa pada bulan Ramadhan.


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »