Javascript Cara Untuk Menggunakan Siwak yang Benar | Jawab

Today's Headline

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Cara Untuk Menggunakan Siwak yang Benar

Posted by On Juni 17, 2019




Cara Untuk Menggunakan Siwak yang Benar. Siwak atau miswak adalah jenis kayu khusus untuk membersihkan gigi. Aktivitas bersiwak tidak asing bagi seorang Muslim karena Nabi Muhammad sendiri mendorong pengikutnya untuk kawin. Dikatakan bahwa Rasulullah SAW benar-benar mencintai dan menghargai siwak sampai ia menasihati umatnya untuk kawin setiap kali mereka berdoa.

Jika Anda ingin memulai bersiwak tetapi masih bingung bagaimana cara menggunakannya. Yuk ikuti tips berikut;

Menguliti ujung kayu

Jika Anda menggunakan kayu siwak yang masih baru, Anda perlu menguliti ujung kayu siwak sekitar 1-3 cm menggunakan pisau.

Mengunyah Kayu Siwak

Setelah ujung siwak dikuliti maka gigit dan kunyah sampai membuat serat kayu menjadi terpisah - seperti bulu sikat gigi. Saat Anda mulai mengunyah, Anda akan merasakan sensasi pedas di mulut Anda. Semakin sering Anda mengunyah serat kayu akan terasa lebih lembut.

Rendam dalam air

Siwak adalah pembersih mulut tradisional, seperti sikat gigi atau produk kesehatan mulut lainnya saat ini. Untuk menambah sensasi aroma (pengganti pasta gigi) adalah dengan merendam ujung kayu siwak ke dalam air lemon atau air mawar sehingga lebih harum. Merendam siwak ke dalam air juga membuat siwak lebih lembut dan nyaman digunakan.

Pegang Siwak dengan posisi yang tepat

cara menggunakan siwak Setelah siwak direndam, saatnya untuk membersihkan gigi. Anda melakukan ini dengan menekan ujung kayu yang telah direndam dengan gerakan naik dan turun & berputar pada lapisan gigi. Jangan lupa menggunakan Siwak ke seluruh permukaan gigi sampai di antara yang sulit dijangkau. Menekan siwak sebaiknya tidak terlalu keras atau terlalu dekat dengan gusi karena dapat melukai.

Pembersihan Rambut Siwak Secara Rutin

Jika Anda menyikat gigi yang tidak rapi, kami biasanya membuangnya dan membeli yang baru. Di siwak yang aus, kita bisa memotong bulu yang sudah usang dengan bagian cabang yang rapi. Tergantung penggunaannya, biasanya setiap 3-6 bulan bulu siwak harus dipotong.

Simpan Siwak di tempat yang kering

Cara menyimpan siwak juga perlu mendapat perhatian. Sediakan tempat khusus untuk menyimpan siwak yang telah Anda gunakan. Pastikan tempat itu bersih & kering. Tidak mendorong munculnya jamur karena kayu cukup beragam dengan situasi lembab. Jauhkan kayu dari wastafel atau toilet untuk menghindari perpindahan bakteri secara tidak sengaja dari percikan air.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »