Javascript Jawab: Inspirasi | Jawab

Today's Headline

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Hidup Tidak Akan Berkah Jika Ikuti Hawa Nafsu

Posted by On Juni 18, 2019




Hidup Tidak Akan Berkah Jika Ikuti Hawa Nafsu. Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan tingkat yang lebih tinggi karena mereka dilengkapi dengan pikiran untuk berpikir. Sementara makhluk lain diberi cukup insting dan insting untuk menjalani kehidupannya. Selain dilengkapi dengan pikiran yang membedakan dari makhluk lain, manusia juga diberi nafsu.

Nafsu yang dapat menentukan di mana arah dan tujuan hidup seseorang. Nafsu dapat dikatakan sebagai keinginan manusia untuk menginginkan sesuatu. Ada nafsu yang mengarah pada kebaikan dan ada juga keinginan untuk melakukan kejahatan. Tentu saja, nafsu yang mengarah pada kejahatan selalu menjadi orang yang memenangkan hati seseorang dan memengaruhi hidupnya.

Inilah beberapa hal yang membuat nafsu berpengaruh dalam hidup kita, teman.

Prestise Membuat Hidup Tertekan

Kebanyakan orang ketika diberi ujian dengan kehidupan sederhana tidak pernah merasa cukup dan puas, sehingga seringkali membenarkan segala cara untuk dapat meningkatkan standar hidup mereka. Tidak jarang ada juga yang berpura-pura kaya atau sombong karena kehidupannya yang biasa. Akibatnya, ketika dia tidak dapat mematuhi prestise-nya, hanya ada perasaan tertekan karena tidak ada yang bisa dibanggakannya.

Mematuhi Nafsu Penyebab Banyak Masalah

Kesalahan dalam memperlakukan keinginan diri juga bisa membawa banyak masalah. Kita harus mengendalikan nafsu agar tidak tergelincir dalam banyak masalah, bukan sebaliknya, dikendalikan oleh nafsu yang mengundang dalam hal kejahatan.

Banyak Uang Tidak Menjamin Kepuasan Hidup

Uang sering digunakan sebagai tolok ukur untuk menilai kehidupan seseorang. Akibatnya, orang akan cenderung untuk menghormati dan menghormati mereka yang "punya uang". Padahal, uang bukanlah satu-satunya hal yang menjamin kepuasan hidup seseorang. Jika diri ini menaati keinginan untuk mendapatkan banyak uang untuk dihormati oleh banyak orang, ia akan mendapatkan banyak masalah ketika salah menghasilkan uang

Sikap Bodo amat menjadikan mudah untuk kehidupan

Ketika nafsu mengisi pikiran dan hati, maka pilihan terbaik adalah menjadi sangat ceroboh. Sangat keren alias jahil kadang dibutuhkan dalam kondisi tertentu, seperti menuruti nafsu. Karena itu, lebih baik jika Anda berperilaku sangat bodo dan tidak menuruti hawa nafsu yang dapat membuat kita sulit di masa depan.

Banyak Bersyukur Memfasilitasi Kedatangan Kebaikan

Nafsu tidak akan datang dan menggoda seseorang jika hatinya selalu dikelilingi oleh rasa syukur. Jadi, dalam kondisi apa pun saat ini bersyukurlah karena masih banyak nikmat yang diberikan Tuhan kepada kita tanpa meminta. Sementara nafsu yang selalu kita taati tidak serta merta memberikan kenikmatan esensial bagi kehidupan kita.

Setiap orang memiliki nafsu, tetapi mempertahankan dan mengendalikan nafsu itu sulit. Mempertahankan perbuatan baik dan menjauhkan diri dari lingkungan yang kurang mendukung akan membantu mengendalikan nafsu untuk mendapatkan berkah dalam hidup.

Cara Agar Bisa Bangun Pagi Menurut Islam

Posted by On Juni 17, 2019




Cara Agar Bisa Bangun Pagi Menurut Islam. Pentingnya mengenal Tuhan dapat dimulai di pagi hari dengan melaksanakan sholat sunnah fajar yang dapat memberikan ganjaran yang luar biasa, bagaimana jika kita juga melaksanakan shalat kita sendiri? Sesungguhnya, akan ada lebih banyak kebajikan dan kemuliaan. Belum lagi kalau kita juga selalu rutin melakukan sholat Dhuha sebagai upaya sholat agar mudah untuk pagi hari.

Kesulitan Bangun Pagi sholat juga bisa disebabkan oleh asupan makanan yang melanggar hukum menurut Islam, karena makan makanan haram atau penyakit hati menurut Islam.
Sungguh, hati seperti ini tidak bisa lagi peka terhadap amoralitas. Berbeda dengan cendekiawan yang peka terhadap rasa sakit, rasanya tubuh yang sehat akan terasa buruk jika Anda merasakan sedikit saja rasa sakit. Jangan khawatir, karena pada kesempatan ini, Anda akan diberikan sejumlah tips untuk bangun pagi. Perhatikan baik-baik:

Lakukan kebiasaan agar mudah bangun pagi
Selain tidak begadang, melakukan adab yang baik sebelum tidur di malam hari dapat memudahkan kita untuk bangun di waktu shalat malam dan tidak berlebihan sholat, seperti perbuatan Nabi sebelum tidur termasuk:
  • Lakukan shalat Maghrib dan ya Isha di masjid
  • Lakukan shalat Witir sebelum tidur
  • Wudhu sebelum tidur
  • Baca Surah As-Sajadah dan Surah Al-Mulk
  • Baca sunnah zikir dan kursi ayat
  • Tiup kedua telapak tangan dengan membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas masing-masing satu kali. Lalu, usap kedua tangan ke wajah dan semua bagian tubuh yang bisa dijangkau. Lakukan ini tiga kali
Bagaimana Cara Agar Bisa Bangun Pagi Menurut Islam?

Baca doa sebelum tidur
Setelah itu, niatkan dalam hati Anda bahwa Anda ingin dapat berdoa di malam hari atau setidaknya tidak terlambat untuk bangun pagi untuk berdoa. Jadikan keinginan untuk berdoa sebagai motivasi Anda untuk bangun pagi.

Pakailah alarm
Jika saran tidak cukup untuk membangunkan Anda lebih awal, Anda dapat menggunakan alarm. Namun, perlu dicatat bahwa alarm harus ditempatkan jauh dari jangkauan kita sehingga ketika alarm berbunyi, kita dapat lari untuk mematikannya sehingga kita dapat dengan cepat mendapatkan kembali kesadaran.

Hindari makan berlebihan di malam hari
Makan berlebihan akan membuat Anda tidur lebih baik dan merasa lelah ketika bangun. Ini karena ketika kita merasa kenyang, oksigen akan berkurang sekitar 20-40% per 5-10 detik. Gejala-gejala ini memicu kita untuk bernafas lebih keras dan membutuhkan banyak asupan energi.

Untuk menghindarinya, cobalah makan di maghrib secukupnya kemudian melaksanakan sholat Isya sehingga makanannya dicerna dengan baik dan bisa Bangun Pagi.

Adab Berdebat Menurut Islam

Posted by On Juni 11, 2019




Adab Berdebat Menurut Islam. Pernahkah Anda berdiskusi tentang calon presiden & calon wakil presiden, santai saja, dulu, berapa lama Anda bersikeras satu sama lain dan akhirnya bertarung? Wow ... jika diskusi seperti ini berakhir, itu tidak akan sehat. Persaudaraan bisa retak, pertemanan bisa saling menjauh, persahabatan terputus, akhirnya tidak saling menyapa jika bertemu. Sebenarnya dalam Islam ada sopan santun dalam diskusi.

Diskusi dalam Islam disarankan untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan atau memiliki dampak yang baik pada semua pihak. Diskusi tidak hanya menjadi ajang saling transfer pengetahuan tetapi juga memperkuat persahabatan, bukan sebaliknya. Berikut ini adalah beberapa diskusi yang baik dan benar menurut Islam;

Mulai & Akhiri Diskusi dengan Menyebut Nama Tuhan

Agar hati kita tenang dan membawa suasana positif dalam diskusi, terutama dalam diskusi formal, jangan lupa untuk menyapa dan memberi nama Allah di awal dan akhir diskusi.

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
"Hanya untuk Engkau kami sembah dan hanya untuk Engkau kami meminta bantuan" (Surat Al-Fatihah: 4).

Katakan dengan kelembutan

Intonasi suara sangat penting dalam diskusi. Jika dalam mendiskusikan suara-suara kita itu terdengar seperti amarah, pasti orang yang mendengarkan malas menanggapi. Pertahankan intonasi suara Anda meskipun kami sebenarnya sedikit emosional.

Allah berfirman yang artinya :
Maka itu karena rahmat Allah bahwa kamu lembut terhadap mereka. Jika kamu susah lagi, berhati-hati, pasti mereka akan menjauhkan diri dari lingkunganmu. Karena itu, maafkan mereka, minta maafkan mereka dan konsultasikan dengan mereka dalam "Jika demikian, maka jika Anda telah memutuskan, maka percayakanlah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang menaruh kepercayaan mereka kepada-Nya." [Ali 'Imrân / 3: 159].

Saling Bersimpati Tidak saling Menjatuhkan

Perkuat niat teman Anda dalam membahas untuk tidak menjatuhkan atau mempermalukan lawan Anda, tetapi untuk mencapai kesepakatan atau setidaknya masing-masing mendapatkan pengetahuan baru.

Setelah membahas saling memaafkan

Mungkin bagi kita untuk mendiskusikan bahwa kita tidak sadar mengatakan sesuatu yang menyakiti perasaan lawan kita. Karena akan lebih baik setelah membahas waktu untuk saling memaafkan.

Kekuatan Pemberian Amal di Bulan Ramadhan.

Posted by On Mei 28, 2019



Kekuatan Pemberian Amal di Bulan Ramadhan. Kedatangan tahunan bulan Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi orang-orang beriman, karena banyaknya kebajikan di bulan ini. Hadiah, dan pengampunan dari Allah tersebar di setiap detik dan tempat selama bulan suci ini. Seseorang yang menyadari betapa kecilnya persiapan yang ia miliki untuk menyambut Hari Penghakiman nanti, akan sangat senang menyambut Ramadhan.

Bulan Ramadhan

Seseorang yang mengakui berapa banyak dosa yang telah dilakukannya, tidak akan memiliki perasaan lain selain kebahagiaan dan sukacita dalam menyambut Ramadhan. Salah satu pintu yang Allah buka untuk para hamba-Nya untuk mendapatkan hadiah besar di bulan Ramadhan adalah melalui sedekah (memberi amal / sedekah). Islam selalu menyarankan pengikutnya untuk memberi banyak amal, terutama selama Bulan Ramadhan.

Dan itu mengandaikan untuk menjadi cara orang percaya; murah hati. Allah dan utusan-Nya memerintahkan, bahkan memberi contoh kepada para pengikut Islam untuk menjadi orang yang murah hati dan terbuka. Ketahuilah bahwa kedermawanan adalah salah satu sifat Allah SWT, sebagaimana diungkapkan dalam hadits di bawah ini. "Sungguh, Allah Ta'ala adalah Pemberi, Dia mencintai kemurahan hati dan sopan santun, Dia membenci perilaku buruk."
(HR. Al Baihaqi, dikelompokkan sahih oleh Al Albani dalam 'Shahihul Jami', 1744). Dalam hadits ini, kita dapat menyimpulkan bahwa sikap keras kepala dan kikir adalah perilaku yang buruk dan bukan karakteristik dari cara orang beriman sejati. Sama seperti memohon sedekah bukanlah karakteristik orang beriman. Tetapi seorang beriman adalah orang yang terbuka, pemberi yang mewah.

Apakah manfaat dari memberikan amal atau bersodakoh?

Utusan Allah pertolongan dan doa Allah besertanya berkata, “Tangan atas lebih baik dari tangan bawah. Tangan atas adalah tangan pemberi, dan tangan bawah adalah tangan pengemis. " (HR Bukhari dalam hadits no. 1429, Muslim dalam hadits no. 1033). Selain itu, jika karakter yang dermawan didukung oleh pemahaman yang mendalam dalam pengetahuan agama, maka pemilik telah bergabung di antara dua karakter.

Berpengetahuan, dan murah hati, itu akan menjadi posisi tertinggi yang pernah dimiliki oleh hamba Allah. Utusan Allah pertolongan dan doa Allah besertanya mengatakan: “Dunia hanya untuk empat orang: Seorang budak yang Allah berikan dengan kekayaan dan pengetahuan, sehingga ia memiliki Taqwa dari Tuhannya, memelihara ikatan kekerabatan dengannya, dan ia tahu bahwa Allah memiliki hak di dalamnya.

Tetapi hati mereka masih tidak tergerak dan tangan mereka masih jauh dari meningkatkan sedekah mereka. Di antara kebajikan memberi sedekah adalah: Memberi sedekah dapat menghapus dosa seseorang. Utusan Allah pertolongan dan doa Allah besertanya mengatakan: “Memberi sedekah dapat menghapus dosa seperti air berhenti menyala.” (HR. Tirmidzi, dikategorikan sahih oleh Al Albani di Shahih Di Tirmidzi, dalam hadits no. 614)

Dosa-dosa yang sudah diampuni harus segera diikuti oleh pertobatan dari dosa-dosa sebelumnya. Dan tidak seperti mereka yang melakukan korupsi, riba, mencuri, mencondongkan, mengambil kekayaan anak yatim, dan sebelum mereka melakukannya, mereka telah merencanakan untuk memberikan sedekah setelahnya, sehingga dosa-dosa mereka akan dihapus. Demikian kekuatan pemberian amal di bulan ramadhan.

Gandakan ganjaran di Bulan Ramadhan.

Posted by On Mei 28, 2019



Gandakan ganjaran di Bulan Ramadhan. Zaid bin Khalid Al-Juhani meriwayatkan bahwa: Utusan Allah berfirman: barangsiapa menyediakan makanan bagi orang yang berpuasa untuk berbuka puasa, maka baginya adalah hadiah yang sama dengan (orang yang berpuasa), tanpa ada yang berkurang dari hadiah orang yang berpuasa. Ramadhan ini kami mengundang Anda untuk menggandakan hadiah Anda dengan berpuasa.

Bulan Ramadhan

Ramadhan, bulan belas kasihan dan solidaritas di antara umat Muslim di seluruh dunia, semakin dekat dengan semakin meningkatnya jumlah orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan dan negara-negara yang menderita krisis kemanusiaan yang telah menyebabkan penyebaran kebutuhan di antara berbagai kelompok. Kita perlu membantu krisis kemanusiaan untuk karena bagi yang membantu di Bulan Ramadhan ganjarannya akan di gandakan.

Pemindahan internal dan migrasi berlanjut dari zona konflik ke daerah perbatasan yang relatif stabil Baik di Suriah dan di negara-negara tetangga, di mana beberapa negara ini menampung jutaan pengungsi Suriah, seperti di Lebanon, Turki dan Yordania. Selain itu, sementara krisis pengungsi (orang-orang terlantar di dalam negeri) di Irak dan Yaman semakin memburuk.

Para pengungsi Rohingya terus menderita setelah perlindungan mereka dalam kondisi hidup mereka yang sulit dalam konteks banyaknya pengungsi dan terbatasnya sumber daya yang tersedia untuk mereka di tempat perlindungan mereka. Bulan suci Ramadhan adalah bulan rahmat, pengampunan dan pengangkatan dalam perbuatan baik, di mana ada dorongan besar untuk solidaritas sosial dan perasaan orang miskin dan yang membutuhkan.

Mengapa pada bulan ramadhan ganjaran di gandakan?

Sebuah musim di mana umat Islam dari seluruh dunia berkumpul untuk membayar uang zakat dan menyumbang untuk amal. Bulan puasa datang untuk mengingatkan mereka yang berpuasa agar tidak melupakan mereka yang membutuhkan dan orang miskin yang tidak mampu membeli makanan di siang hari karena perasaan lapar bersama selama hari-hari puasa mendesak umat Islam di seluruh dunia untuk berpartisipasi dalam hak istimewa yang sangat besar ini.

Dan menyumbang banyak untuk intervensi makanan mencari imbalan besar yang dijanjikan kepada mereka yang memberi dan membantu Muslim lainnya mengamankan sarapan mereka di bulan ramadhan. Seperti dalam kasus kampanye Ramadhan sebelumnya, tahun ini Onsur berencana untuk memberikan bantuan makanan di dua modalitas yang berbeda. Mekanisme pemilihan suatu negara tergantung pada beberapa faktor.

Termasuk biaya, ketersediaan makanan, logistik dan situasi negara saat ini perang, kelaparan, atau bencana alam. Modalitas ini adalah mayoritas negara yang ditargetkan diklasifikasikan dalam modalitas ini. Makanan akan dibeli dan dikemas secara lokal sebagai paket makanan dan didistribusikan kepada penerima manfaat yang diidentifikasi. Salah satu kegiatan yang paling dikenal di bulan Ramadhan adalah sarapan bersama masyarakat.

Di mana untuk mendukungnya prioritas diberikan pada penyediaan makanan yang dimasak. Selain itu, makanan yang dimasak adalah salah satu intervensi. Yang paling cocok untuk komunitas pengungsi baru karena sebagian besar keluarga tidak mampu mengamankan peralatan. Dan fasilitas memasak di dalam perumahan atau pusat kolektif mereka.  Makanan akan disediakan dari pasar lokal.

Ramadhan adalah kesempatan untuk menggandakan hadiah Anda dengan puasa para pengungsi. Dengan sumbangan dermawan Anda yang akan langsung diberikan kepada para pengungsi. Jika kita semua berkorban dan memberi sebanyak mungkin, ini akan jauh. Selanjutnya, bahkan bagi mereka yang tidak dapat menyumbang, kita dapat membuat seruan ini menjadi viral dan Allah akan membalas kita masing-masing. Demikian ganjaran di bulan ramadhan semoga bermanfaat.

Beberapa Manfaat Wudhu Secara Ilmiah

Posted by On Mei 28, 2019

Beberapa Manfaat Wudhu Secara Ilmiah. Wudu (Wudhu) adalah bahasa Arab yang berarti tindakan khusus mencuci bagian tubuh tertentu. Di bagian tubuh ini tangan, mulut, wajah, lengan, lubang hidung, lengan, dan kaki dimasukkan. Dalam agama Islam, wudu sangat penting. Umat Islam diharuskan melakukan wudhu sebelum salat lima kali sehari. Kami ingin memastikan bahwa kami berada dalam pengertian fisik.


Beberapa Manfaat Wudhu

Serta pengertian spiritual, "dimurnikan" sebelum kita menghadap Allah. Doa tidak dapat diterima jika Anda tidak melakukan wudhu. Kesucian adalah kekuatan yang dengannya misteri diungkapkan kepada Anda. Pemurnian tubuh memperkuat jiwa Anda yang pada akhirnya membawa Anda dekat dengan Allah. Inilah alasan mengapa Islam menekankan pada kemurnian, karena itu adalah bagian dasar dari iman dalam Islam. Adapun Beberapa Manfaat Wudhu yaitu.

Setiap Muslim melakukan wudhu, sebelum salat. Ini adalah pola sederhana, pasti dan wajib untuk mencuci bagian tubuh yang dengannya mereka memulai doa mereka. Sebagaimana Allah berf irman dalam Al-Quran bahwa,Anda yang percaya, ketika Anda bangkit untuk melakukan doa, basuh wajah dan lengan Anda hingga ke siku dan usap kepala Anda dan cuci kaki Anda sampai ke pergelangan kaki. (Al-Maidah)

Setelah sekitar 1400 tahun, pola mencuci bagian tubuh ini menjadi hal yang luar biasa bagi para ilmuwan di seluruh dunia. Banyak Muslim tidak menyadari bahwa wudhu adalah perlindungan medis yang mereka terapkan pada tubuh mereka. Berikut adalah manfaat medis wudhu, para ilmuwan mengetahui setelah bertahun-tahun penelitian. Nabi (SAW) merekomendasikan wudhu sebelum tidur.

Pakar yoga juga mendorong untuk mencuci tangan, lengan, mata, kaki, mulut dan alat kelamin sebelum tidur dengan air dingin untuk tidur nyenyak. Wudu merangsang ritme biologis tubuh dan secara khusus Biological Active Sports (BASes) yang mirip dengan ide di balik terapi reflekso Tiongkok. Ini adalah perawatan yang mencakup hydro-massage dari BAS, stimulasi termal dan fisik mereka.

Apakah manfaat wudhu secara ilmiah?

Setelah penyelidikan mikroskopis, dipastikan bahwa hidung mereka yang tidak melakukan wudhu terkena sejumlah besar mikroba berbahaya yang dapat menyebabkan banyak penyakit. Juga ditetapkan bahwa sirkulasi darah pada tungkai lebih lemah karena mereka jauh dari pusat jantung yang memompa darah. Oleh karena itu, pencucian mereka mengaktifkan sirkulasi darah di daerah-daerah terpencil di tubuh ini, membuat orang tersebut lebih giat.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Pakistan menemukan bahwa lebih dari 50% infeksi terkait pneumonia pada anak di bawah usia 5 tahun dapat dicegah dengan mencuci tangan dengan sabun. Mencuci tangan juga mengurangi infeksi pernafasan dengan menghilangkan patogen infeksi yang ditemukan di tangan. Perlu dicatat bahwa Muslim mencuci tangan sebelum berkumur, memastikan bahwa mereka berkumur dengan air bersih.

Selama wudhu, Muslim membilas mulut mereka untuk menghilangkan partikel makanan dan bakteri dari mulut. Kebanyakan dari mereka lebih suka miswak sikat gigi alami yang terbuat dari ranting atau akar pohon yang memiliki sifat antiseptik sendiri, untuk membersihkan mulut sebelum berwudhu. Menurut sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Clinical Microbiology Reviews Journal dengan nama 'Penyakit Sistemik yang Disebabkan oleh Infeksi Oral'.

Telah menemukan hubungan langsung antara kurangnya kebersihan mulut dan penyakit sistemik. Penyakit sistemik termasuk Penyakit Kardiovaskular, Pneumonia Bakteri, Osteoporosis, Berat Lahir Rendah, dan Komplikasi Terkait Diabetes. Dalam setiap ritual Islam, ada banyak manfaat ilmiah tersembunyi di mana para ilmuwan bekerja. Umat Islam, sesungguhnya, diberkati dengan kebijaksanaan Allah yang tak terbantahkan. Demikian beberapa manfaat wudhu.

Amal di Bulan Ramadhan memiliki Kebajikan Besar.

Posted by On Mei 28, 2019

Amal di Bulan Ramadhan memiliki Kebajikan Besar. Amal memiliki imbalan besar. Itulah sebabnya Nabi SAW (semoga Allah meninggikan disebutkannya) mendorongnya dalam banyak kesempatan dalam Sunnahnya dan mengklarifikasi bahwa amal tidak pernah mengurangi kekayaan seseorang; melainkan meningkatkannya. Utusan Allah sallallaahu `alayhi wa sallam (semoga Allah meninggikan disebutkannya) berkata: " Amal tidak pernah mengurangi kekayaan.


Amal di Bulan Ramadhan

Sebaliknya, itu meningkatkannya, itu meningkatkannya, itu meningkatkannya. " Jika amal diberikan dalam bulan Ramadhan, maka (hadiahnya) digabungkan dengan kehormatan waktu. Diketahui bahwa perbuatan benar di bulan Ramadhan berbeda dari yang dilakukan di bulan-bulan lainnya. Sekelompok Syekh yang saleh membahas kebajikan Amal di Bulan Ramadhan dan mengapa orang berlomba dan bersaing di dalamnya lebih dari pada bulan-bulan lainnya.

Mereka mendesak rekan-rekan Muslim mereka untuk segera memberikan amal di bulan terhormat ini dan menjelaskan hadiah amal secara umum dan di bulan puasa khususnya. Perintah Allah SWT membantu orang miskin dan yang membutuhkan dan menjanjikan hadiah besar bagi mereka yang memberi. Allah Yang Mahatinggi berfirman yang artinya: Dan orang-orang di dalam yang kekayaannya diketahui hak untuk pemohon dan orang yang dirampas [Al-Quran 70: 24-25].

Menginformasikan tentang hal ini di banyak hadits termasuk Hadits Saheeh di mana ia berkata: " Lindungi dirimu dari api neraka bahkan dengan memberikan setengah kurma dalam amal. " Di hadits lain, Nabi sallallaahu `alayhi wa sallam (semoga Allah meninggikan disebutkannya) memberi tahu kami bahwa Allah Yang Mahakuasa Menerima amal dari pemberinya dengan Tangan kanan-Nya dan memperbesar ganjarannya hingga menjadi seperti gunung.

Apakah manfaat amal di bulan ramadhan?

Imbalan dan kebajikan ini meningkat jika amal dilakukan pada waktu yang baik. Yang memiliki hak istimewa yang berbeda dari waktu lainnya. Ramadhan adalah salah satu dari musim-musim yang luar biasa ini di mana umat Islam harus tertarik untuk membelanjakan di jalur kebaikan. Dan bidang kebenaran sebanyak yang mereka bisa untuk mengikuti teladan Nabi SAW. Yang dulu menghabiskan waktu di bulan Ramadhan seperti bulan-bulan lainnya.

Dalam sebuah narasi Shahih, dilaporkan bahwa dia adalah orang yang paling dermawan dan bahkan lebih murah hati di bulan Ramadhan ketika dia belajar Quran dengan Gabriel (Jibreel) semoga Allah meninggikan disebutkannya karena dia lebih murah hati daripada angin yang menghantarkan (hujan). Ini membuktikan keutamaan belanja di bulan Ramadhan khususnya.

Aspek terpenting dari pengeluaran adalah membayar zakat yang dibebankan Allah SWT kepada kita. Ini adalah hal terbesar yang harus diperhatikan oleh seorang Muslim karena seorang Muslim harus berusaha dan bergegas untuk melakukan tugasnya dan tidak pernah menunda mereka. Nabi SAW (semoga Allah meninggikan disebutkannya) berkata dalam Qudsi Hadits bahwa Allah Ta'ala Berkata.

" Hal-hal yang paling dicintai yang dekat dengan hambaKu adalah lebih dekat kepada-Ku adalah apa yang Aku Perintahkan kepadanya dan hambaKu terus mendekat kepadaku dengan melakukan Nawaafil (yaitu berdoa atau tambahan perbuatan selain apa yang wajib) sampai Aku Mencintainya. "Jika Zakat jatuh tempo, seseorang harus membelanjakannya dan mencari orang-orang yang pantas mendapatkannya.

Jika jatuh tempo di bulan Ramadhan atau dia ingin memajukannya. Maka dia dapat membayarnya sebelum waktunya di bulan Ramadhan karena berusaha untuk mencapai keutamaan waktu itu. Namun, perlu dicatat bahwa seorang Muslim tidak boleh menunda membayar zakat karena mencari kebajikan waktu. Sebagai contoh, jika Zakat jatuh tempo di bulan Sya'baan atau Rajab. Demikianlah amal di bulan ramadhan serta kebajikannya semoga bermanfaat.

5 Cara Mengajarkan Buah Hati Puasa

Posted by On Mei 09, 2019



Anak merupakan  titipan dari Allah untuk dijaga dan dididik dengan sebaik-baiknya. Sebagian besar orang tua pasti menginginkan yang terbaik  untuk anaknya, termasuk juga menginginkan anaknya menjadi harapannya di masa depan. Dengan menjadi anak yang membangakan kedua orang tua dan bangsanya dengan berpedoman ilmu agama. Maka kita harus menanamkan dan mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak dari usia dini, seperti berpuasa dan sholat. Tak ada salahnya jika kamu mengajarkan puasa kepada anak yang belum memasuki akil balik atau belum wajib berpuasa, untuk mempersiapkan jika kelak sudah diwajibkan. Berikut ini saya akan memberikan tips dan cara untuk mengajarkan puasa kepada anak kecil

1.      Mengajarkan rukun islam dan mengamalkannya


Salah satu dari rukun islam adalah Puasa. Maka kamu sebagai orang tua, harus mengajarkan kepada anak-anak untuk menanamkan ajaran agama islam. Sehingga mereka akan memahami dan mengamalkan apa saja ilmu agama yang sudah diajarkan dengan baik. Selain itu kamu juga bisa menjelaskan keutamaan-keutamaan puasa, jika muslim yang masih segar bugar diwajibkan untuk menunaikan Ramadhan. Puasa yang di maksud adalah menahan haus dan lapar serta berhenti melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah, Waktu puasa dimulai dari masuk subuh sampai dengan maghrib. Dan jangan lupa untuk mengajarkan niat berpuasa.

2.      Tidak memaksa anak untuk berpuasa


Kamu bisa mempraktekan  cara mendidik anak berpuasa yang sudah diajarkan Rasulullah SAW, yaitu Jika anak-anak sudah mulai merasa lapar dan meminta makan, kita bisa mengalihkan perhatiannya dengan mengajaknya pergi mencari hiburan atau mengajaknya bermain. Sehingga anak-anak lupa dengan rasa laparnya dan mereka juga dapat melanjutkan puasanya lagi sampai waktu berbuka puasa tiba.

3.      Bersikap tegas


Kamu perlu bersikap tegas dalam melatih agar anak terbiasa menjalankan ibadah, namun tidak memaksa supaya anak dengan sukarela dan mau melakukannya, Selain itu kamu juga harus bersikap disiplin karena berpengaruh terhadap kebiasaan beribadah anak. Kamu juga harus memberikan contoh dalam menjalankan puasa Ramadhan, maka anak kamu pasti akan menirukannya, Jangan lupa juga untuk membiasakan anak-anak bangun sahur selama bulan Ramadhan, dan harus berhenti ketika imsak. Setelah itu jangan lupa untuk mendirikan sholat subuh berjamaah bersama keluarga, yang merupakan bentuk kebiasan yang bisa ditiru oleh anak kamu nanti ketika dewasa.

4.      Siapakan makan favorit mereka untuk berbuka puasa


Kamu bisa menyiapkan makanan favorit si kecil saat berbuka sebagai bentuk penghargaan dan motivasi karena sudah mau belajar puasa. Bahkan jika perlu kamu bisa melibatkan dia dalam pemilihan menu buka puasa. Atau mungkin kamu bisa melibatkan dia dalam proses pembuatan dan persiapan agar si kecil semakin termotivasi untuk menyelesaikan ibadah puasa pada hari itu.


5.      Memberikan hadiah


Kamu bisa memberikan hadiah kepada si kecil sebuah barang yang sangat disukai mereka, jika bisa menyelesaikan puasa dalam sehari maupun sebulan. Dengan di iming-iming oleh sesuatu yang mereka inginkan, pasti anak-anak akan lebih bersemangat dalam menjalankan ibadah puasa. Namun kamu juga harus memberi pengarahan kepada mereka jika, hal ini tidak bisa diteruskan sampai dia beranjak dewasa. Karena jika anak beranjak dewasa, maka wajib hukumnya melakukan ibadah puasa, untuk menjalankan perintah Allah SWT. Peran orang tua sangat besar bagi anak – anak dalam proses belajar menjalankan ibadah puasa. Penanaman ilmu tauhid kepada anak lebih ditekankan pada pembiasaan dan pelatihan puasa pada bulan Ramadhan.


AROMA HARUM MAKAM SITI MASYITHOH

Posted by On April 29, 2019

Pernahkah Sahabat muslim mendengar nama Siti Masyithoh? pasti asing bukan? Siti Masyithoh bukan lah sahabat Rasulullah SAW atau orang yang hidup di jaman Rasulullah SAW. Tetapi kisahnya pernah di ceritakan Rasulullah SAW dalam cerita orang-orang Shaleh dan Shalihah.

Siapakah Siti Masyithoh dan amalan apakah yang pernah di lakukan beliau? yuks, kita baca bersama kisah di bawah ini.



Dikisahkan pada jaman Nabi Musa AS, hiduplah seorang pembantu Fir'aun yang bernama Siti Masyithoh. Meskipun sebagai seorang pembantu di rumah orang yang selalau berbuat zalim dan mengaku sebagai Tuhan, tapi Siti Masyithoh tidak ikut-ikutan menjadi pengikut atau penyembah Fir'aun.

Pada suatu ketika, berita keislaman Siti Masyithoh yang merupakan pengikut agama Nabi Musa AS sampai juga ke telinga Fir'aun. Tanpa berlama-lama Fir'aun  memerintahkan prajuritnya untuk memanggil Siti Masyithoh dan keluarganya untuk di mintai keterangan perihal keimanannya.

"Wahai Siti Masyithoh, apakah benar bahwa kamu adalah seorang pemeluk agama Musa?" tanya Fir'aun.

"Benar, wahai Raja," jawab Siti Masyithoh tanpa keraguan serta dengan keberanian.

"Apakah kamu tahu hukuman bagi pemeluk agama Musa? Hukuman bagi pemeluk ajaran yang di bawa Musa adalah hukuman mati," terang Fir'aun.

"Saya sudah menjadi pemeluk Agama yang di bawa Musa. Saya tidak takut akan hukuman mu wahai Fir'aun karena sesungguhnya Allah SWT pasti akan melindungi orang-orang yang beriman kepada- Nya." tegas Siti Masyithoh

Fir'aun pun marah, "Pengawal, siapkan bejana besar yang sudah di isi air mendidih. Masukkan keluarga SIti Masyithoh kedalam bejana itu".

Para pengawal pun mengikuti perintah Fir'aun. Sebuah bejana besar berisi air panas telah di siapkan untuk merebus keluarga Siti Masyithoh hidup-hidup. Satu per satu keluarga Siti Masyithoh di masukkan kedalam bejana berisi air panas tersebut. Tetapi, sesungguhnya Allah SWT sudah menyelamatkan keluarga Siti Masyithoh. Sebelum di masukkan kedalam bejana, Allah SWT sudah terlebih dahulu memerintahkan Malaikat pencabut nyawa Izrail untuk mencabut nyawa keluarga Siti Masyithoh sehingga mereka tidak merasakan siksaan Fir'aun.

Ketika peristiwa Isra' Mi'raj, Rasulullah SAW melewati sebuah makam yang sangat harum. Rasulullah SAW bertanya kepada Jibril tentang kuburan siapa yang harum tersebut. Malaikat Jibril menjawab, "Kuburan tersebut milik Siti Masyithoh." Subhanallah

Hikmah apakah yang bisa di petik sahabat Muslim sekalian? dari cerita tersebut kita bisa mengambil hikmah bahwa Allah SWT berjanji akan memberikan pahala bagi siapa saja yang beriman kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah berikut ini :

Surat An-Nisa Ayat 125

 وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۗ وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا 
Arab-Latin : Wa man aḥsanu dīnam mim man aslama waj-hahụ lillāhi wa huwa muḥsinuw wattaba'a millata ibrāhīma ḥanīfā, wattakhażallāhu ibrāhīma khalīlā 

Terjemah Arti : Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.


Menjaga Shalat, Shalat khusyuk Ali bin Abi Thalib

Posted by On April 25, 2019


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala  mengatakan,’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.”  Dalam riwayat lainnya, ”Kemudian zakat akan (diperhitungkan) seperti itu. Kemudian amalan lainnya akan dihisab seperti itu pula.

Masih ingat dengan hadits tersebut? di katakan bahwa amalan yang pertama kali di hisab adalah shalat. Shalat yang bagaimana kah yang di katakan di terima oleh Allah SWT? Shalat yang di terima adalah shalat yang khusyuk. Di sini saya akan berbagi cerita tentang shalat khusyuk sahabat Rasulullullah SAW yakni Ali bin Abi Thalib.
Mau membacanya, yuk kita pelajari bersama-sama.


Suatu ketika Rasulullah SAW sedang berkumpul bersama dengan para sahabat dalam suatu majelis Ilmu. Tiba-tiba, datang seorang Badui ikut bergabung dalam majelis tersebut. Rasulullah SAW kemudian bertanya kepada Badui tersebut, "Adakah yang ingin kamu tnyakan kepadaku?"

Merasa mendapatkan kesempatan, orang Badui tersebut kemudian berkata, " wahai Rasulullah, sebagai umat Islam kita di wajibkan menunaikan shalat fardhu lima waktu. Tentunya shalat tersebut harus di kerjakan dengan cara yang khusyuk. Akan tetapi, setiap kali aku menjalankan shalat, hati ku selalu teringat dengan urusan dunia. Apakah shalat yang seperti ini di terima Allah SWT?"

" Tidak syah" Ali bin Abi Thalin yang hadir dalam majelis tersebut kemudian tiba-tiba menjawab sebelum Rasulullah SAW menjawab pertanyaan Badui tersebut. Meskipun demikian, Rasulullah tidak marah baik kepada Badui atau Ali bin Abi Thalib.

"Wahai Ali, apakah kamu sanggup mengerjakan shalat dua rakaat secara khusyuk tanpa terganggu oleh bisikan-bisikan duniawi? jika sanggup, kamu akan aku beri surban. Kamu boleh memilih surban buatan Syam atau Yaman," kata Rasulullah SAW kepada Ali bin Abi Thalib.

"Sanggup ya Rasulullah," kata Ali bin Abi Thalib. Lalu kemudian beliau berwudhu dengan sempurna, kemudian mengerjakan shalat di hadapan Rasulullah SAW, para sahabat dan si Badui. Setelah mengerjakan shalat, ia di tanya oleh Rasulullah SAW, "Wahai Ali, apa yang kamu rasakan saat mengerjakan shalat tadi?"


Ali menjawab, "Wahai Rasulullah, pada rakaat pertama, aku benar-benar dapat mengerjakan shalat dengan khusyuk. Tidak ada yang terlintas dalam benakku, kecuali Allah SWT. Akan tetapi, ketika sampai tahiyat akhir, aku teringat hadiah yang engkau janjikan."

Setelah itu, Rasulullah SAW bersabda, "Kerjakan shalat fardhu dan janganlah kalian berbicara saat mengerjakan shalat. Sebab, Allah SWT tidak menerima shalat yang tercampur dengan urusan duniawi. Jika masih ada urusan-urusan duniawi yang terlintas dalam benak kalian maka bacalah istighfar setelah mengerjakan shalat."

Semoga kita dapat memetik hikmah dari Kisah tersebut, semoga kita bisa melaksanakan Shalat khusyuk sehingga amalan Shalat kita di terima Allah SWT dan menjadikannya pahala. Aamiin

Persiapkan Diri Menuju PERNIKAHAN

Posted by On April 12, 2019



Menyegerakan menikah merupakan ѕuаtu solusi kongkret untuk mеnjаgа diri dаn kеhоrmаtаn ѕеrtа dараt mеnundukkаn раndаngаn bаgі kіtа уаng tеlаh mаѕuk kategori mampu untuk menikah.

 
Rаѕulullаh Shаllаllаhu 'alaihi wаѕѕаlаm bеrѕаbdа : "Wаhаі раrа реmudа, bаrаng siapa dі antara kаlіаn berkemampuan untuk mеnіkаh, mеnіkаhlаh. Kаrеnа mеnіkаh іtu lеbіh menundukkan раndаngаn dаn lebih mеnjаgа kemaluan. Bаrаng Siapa yang belum mаmрu hendaklah ia bеrрuаѕа, karena рuаѕа іtu dapat mеmbеntеngі dіrіnуа." (HR. Bukhаrі dаn Muѕlіm).

 
Mampu bukan ѕеkаdаr іngіn, tеtарі tеlаh ѕіар bеrtаnggung jаwаb atas segala ѕеѕuаtu yang аdа dаlаm pernikahan. Lаlu, араkаh mаѕuk kаtеgоrі bеlum mаmрu jіkа masih takut mеnаruh реrсауа раdа orang lain kаrеnа pernah di kесеwаkаn?


Ketakutan, kесеmаѕаn, kеgеlіѕаhаn dan sejenisnya kаrеnа bауаngаn mаѕа lаlu mеruраkаn ѕuаtu mаѕаlаh psikologis уаng hаruѕ Kita ѕеlеѕаіkаn ѕеbеlum mеmutuѕkаn mеnіkаh. Jаngаn biarkan berlarut. Datangi psikiater, dokter, ulаmа untuk menyembuhkan lukа itu.

 
Kita dараt mеlаkukаn kоnѕеlіng jіkа dіrаѕа perlu, sebab kеtіkа Kіtа ѕudаh memutuskan untuk mеnіkаh аrtіnуа Kіtа sudah siap dеngаn segala rеѕіkо уаng аdа, tеrmаѕuk dі dаlаmnуа kеkесеwааn.

 
Persiapan іndіvіdu menuju реrnіkаhаn ini уаng dі реrlukаn dan tidak bіѕа dі tаwаr. Adа bаіknуа kita juga bеlаjаr tеntаng fіkіh nikah dan fikih rumah tangga. Mempersiapkan mеntаl dаn spiritual juga dі perlukan.


Persiapan mental bеrаrtі kita siap untuk bеrtаnggung jаwаb atas apa уаng kіtа lаkukаn, mеnghаrgаі реrbеdааn, mеnеrіmа kеkurаngаn.


Sеmоgа kіtа tіdаk berputus asa dalam mеnуіарkаn pernikahan.

CINTA SAHABAT ABDURRAHMAN BIN AUF-MANUSIA BERTANGAN EMAS

Posted by On April 10, 2019


Pada suatu mаѕа dі jаmаn Rasulullah SAW, hіduрlаh sahabat yang bеrnаmа Abdurrаhmаn bіn Auf. Beliau dіkеnаl sangat раtuh kераdа Rаѕulullаh SAW. Sеlаіn іtu, Abdurrаhmаn bіn Auf juga terkenal karena kеkауааnnуа ѕеrtа bеlіаu selalu mеndеrmаkаn hаrtа kеkауааnnуа di jаlаn Allаh. Abdurrаhmаn bіn Auf juga ѕеlаlu mеndеrmаkаn hаrtа kekayaannya dengan ikhlas demi mеnеgаkkаn аgаmа Allаh.
 
Dіceritakanlah раdа ѕuаtu hari ѕеbеlum Pеrаng Uhud, Rаѕulullаh SAW ѕеdаng bеrkumрul bersama раrа ѕаhаbаtnуа ѕаlаh ѕаtunуа termasuk Abdullah bіn Auf. Kеtіkа іtu, Rasulullah mеnуаmраіkаn pidatonya, "wаhаі mаnuѕіа, bersedekahlah! ѕеbаb аku іngіn mengirimkan раѕukаnku"
 
Mendengar hаl tеrѕеbut, Abdurrаhmаn bin Auf рun ѕеgеrа bergegas рulаng kе rumаhnуа untuk mеmреrѕіарkаn ѕеdеkаhnуа. Sеtеlаh ѕаmраі dі tеmраt tersebut, Abdurrаhmаn bіn Auf pun berkata, "Yа Rasulullah, hamba memiliki 4000 dіrhаm. Sераruhnуа ku ріnjаmkаn dі jаlаn Allаh dаn ѕіѕаnуа kutіnggаlkаn untuk kеluаrgа ku"
 
Hal уаng ѕаmа jugа tеrjаdі ѕеbеlum tеrjаdіnуа perang Tabuk. Rаѕulullаh SAW mеmеrіntаhkаn kepada раrа ѕаhаbаt untuk mеngіnfаkkаn hаrtаnуа dеmі mеnеgаkkаn аgаmа Islam. Sааt іtu, Abdurrahman bіn Auf mеmbеrіkаn ѕеmuа hаrtа kеkауааnnуа dеmі tegakknya аgаmа Islam. Mеlіhаt sikap Abdurrahman bіn Auf tеrѕеbut, Sаhаbаt Umаr bіn Khаttаb рun berkata kepada Rаѕulullаh SAW, "Ya Rasulullah, sesungguhnya Abdurrahman bin Auf tеlаh mеnуаkіtі kеluаrgаnуа kаrеnа tіdаk mеnіnggаlkаn sesuatu ара рun untuk kеluаrgаnуа tеrѕеbut."
 
Mendengar реrkаtааn Umаr bіn Khаttаb tеrѕеbut, Rаѕulullаh SAW pun bеrtаnуа kepada Abdurrаhmаn bin Auf, "Apakah engkau tеlаh mеnуіѕаkаn sesuatu untuk kеluаrgаmu?"
 
Abdurrаhmаn bіn Auf mеnjаwаb, "Sudаh, yang kubеrіkаn kераdа kеluаrgаku jаuh lеbіh banyak dаrіраdа ара уаng aku іnfаkkаn."
 
Rаѕulullаh SAW kеmudіаn bеrtаnуа, "Aраkаh itu dan berapa jumlahnya?"
 
Abdurrаhmаn bin Auf mеnjаwаb, "Yaitu rеzеkі, kebaikan, dаn раhаlа уаng tеlаh dі jаnjіkаn оlеh Allah SWT dan Rasul-Nya."

 
Dari сеrіtа іnі kіtа dараt mеngаmbіl hikmah bаhwа Tidak аdа сіntа tanpa ѕuаtu kepatuhan. Cinta уаng ѕеdеmіkіаn bеѕаrnуа kepada Allah dаn Rаѕullullаh membuat sahabat Abdurrahman bіn Auf ѕеlаlu bеruѕаhа untuk mеmеnuhі ѕеmuа реrіntаh- Nуа dan mеnjаuhі ѕеgаlа Lаrаngаn-Nуа.

Allаh Subhаnаhu Wа Ta'ala berfirman, kаtаkаnlаh : "Jіkа kаmu (benar-benar) mеnсіntаі Allah, ikutilah аku, Nіѕсауа Allаh mеngаѕіhі dаn mеngаmрunі dоѕа-dоѕаmu." Allаh Mаhа Pengampun lаgі Mаhа Pеnуауаng. Katakanlah : "Tааtіlаh Allаh dan Rаѕul-Nуа; jika kаmu berpaling, mаkа ѕеѕungguhnуа Allаh tіdаk menyukai оrаng-оrаng kаfіr."

(Q.S Al Imrаn : 31-32)

WASIAT SYAIKH AL-ALBANIY

Posted by On April 09, 2019



BERBAHAGIALAH WAHAI AHLUSSUNNAH

🔹 Beliau rahimahullah berkata:

🗯 "Jika kamu berbicara tentang tauhid, musyrikin membuangmu.

🗯 Jika kamu berbicara tentang sunnah, ahlul bid'ah membuangmu.

🗯 Jika kamu berbicara tentang dalil dan hujjah, orang-orang yang fanatik madzhab, kaum shufi dan orang-orang yang bodoh membuangmu.

🗯 Jika kamu berbicara tentang ketaatan kepada penguasa dalam perkara yang ma'ruf, mendoakannya, menasihatinya serta berbicara tentang aqidah ahlussunnah, kelompok khawarij dan hizbiyyun membuangmu.

🗯 Jika kamu berbicara tentang Islam dan keharusan menerapkannya dalam kehidupan, kelompok sekuler, liberal dan yang semisalnya yang ingin memisahkan agama dari kehidupan, merekapun membuangmu.

🏜 Inilah KETERASINGAN YANG SANGAT bagi ahlussunnah. Mereka memusuhi kita dengan segala cara.

📡 Mereka memerangi kita dengan media-media massa, audio, video dan tulisan. Hingga keluarga sendiri serta teman seiringpun turut memerangi orang yang asing ini, orang yang berpegang teguh dengan Kitabullah dan sunnah Rasulullah.

☀ Meskipun demikian, sesungguhnya KITA BERBAHAGIA dan  BERBANGGA DENGAN KETERASINGAN INI. Karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah memuji orang-orang yang terasing ini dengan sabdanya: "Sesungguhnya Islam bermula dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti sediakala. Maka berbahagialah wahai orang-orang yang asing."

Para sahabat bertanya: "Siapakah mereka wahai Rasulullah?

Beliau menjawab:
"Mereka adalah orang-orang yang memperbaiki keadaan ketika manusia banyak yang rusak."